Menentukan Harga Jual
Terdapat beberapa metode untuk menentukan harga jual makanan. Dibawah ini disajikan cara menghitung harga jual yang sederhana, yaitu cara konvensional.
Cara konvensional merupakan cara perhitungan harga jual yang paling sederhana. Dimana setelah semua biaya bahan makanan dan ongkos angkut (transport) belanja dijumlahkan, selanjutnya ditentukan harga jual yang diinginkan. Cara ini sesuai untuk dilakukan pada catering atau usaha makanan skla kecil maupun yang baru memulai usaha.
Adapun langkah-langkah yang harus dilakukan adalah:
- Buatlah daftar kebutuhan bahan dan harganya
- Daftar kebutuhan bahan dibuat berdasarkan resep standart, selanjutnya dapat ditambahkan ongkos transport.
- Tetapkan angka faktor kenaikan harga
- Angka faktor kenaikan harga diperoleh dengan cara menetapkan terlebih dahulu berapa persen keuntungan yang dikehendaki, kemudian hitung angka faktornya.
Harga Jual (%)
Keuntungan (%)
Biaya Produksi (%)
Angka Faktor Kenaikan Harga
100
25
75
1,33
100
30
70
1,43
100
40
60
1,67
100
50
50
2,00
100
60
40
2,50
100
70
30
3,33
Besarnya angka faktor kenaikan harga pada satu jenis produk dengan lainnya dapat bervariasi, hal tersebut dipengaruhi oleh hal-hal berikut:
- Pajak/tax yang harus dibayar
- Semakin tinggi nilai pajak yang harus dibayar, maka semakin tinggi angka faktornya
- Jenis konsumen
- Konsumen memiliki tingkat kemmapuan yang berbeda, hal tersebut erat kaitannya dengan status sosial dan tingkat ekonominya. Semakin tinggi status sosial/tingkat ekonomi, maka semakin tinggi pula angka faktor dapat ditentukan
- Lokasi berjualan/tempat usaha
- Lokasi penjualan yang strategis (misal: pusat perbelanjaan, pusat perkantoran, jl. protokol, dll) akan meninggikan angka faktor
- Tingkat kesulitan pembuatan produk
- Semakin tinggi tingkat kesulitan pembuatan produk, maka semakin tinggi angka faktor yang dapat ditentukan
- Cara memperoleh bahan baku
- Semakin sukar perolehan bahan baku, maka semakin tinggi angka faktor yang dapat ditentukan.
- Gaji pegawai
- Semakin murah tenaga kerja, maka semakin rendah angka faktor yang dapat ditentukan
- Tingkat keausan/kerusakan alat
- Semakin tinggi resiko kerusakan/keausan alat-alat yang digunakan maka semakin tinggi pula angka faktor yang dapat dikenakan, dll
- Tentukan Harga Jual
- Harga jual ditentukan dengan cara mengalikan jumlah biaya produksi dikalikan angka faktor yang telah ditetapkan.
- Harga Jual = Biaya Produksi x Angka Faktor
- Menentukan Keuntungan / Laba
Keuntungan / laba yang dimaksud ada dua jenis, yaitu laba kotor (gross profit) dan laba bersih (neet profit).
Laba Kotor = Harga Jual - Biaya Produksi
Laba kotor ini masih mencaup upah buruh yang besarnya sekitar 30% dan biaya umum (listrik, aus alat, dll) yang berkisar 5% (untuk usaha skala kecil dan rumahtangga bisa dipertimbangkan hingga 10%).
Laba Bersih = Laba Kotor - (Upah Buruh + Biaya Umum)
CONTOH SOAL
- Diketahui kebutuhan bahan dan harga pada pembuatan roti tawar per resep (5 buah roti) sebagai berikut :
No
Jenis Pemakaian
Roti Tawar
Pemakaian
Harga Satuan (Rp)
Harga (Rp)
Bahan
1.
Terigu Kereta Kencana
1500 g
8.000/kg
12.000
2.
Gula Pasir
30 g
6.000/kg
1.800
3.
Telur
100 g
14.000/kg
1.400
4.
Margarin Putih
100 g
10.000/kg
1.000
5.
Garam
15 g
100
6.
Air
800 g
100
7.
Kemasan
600
8.
Transport
2.000
Jumlah
19.000
- Tetapan angka faktor kenaikan harga
- Tetapkan terlebih dahulu berapa persen keuntungan yang dikehendaki, kemudia hitung angka faktornya
- Keuntungan yang dikehendaki 40%
- Angka faktor kenaikan harga = 1,67
- Tentukan harga jual
- Harga jual ditentukan dengan cara mengalikan jumlah biaya produksi dengan angka faktor yang telah ditentukan.
- Diketahui bahwa 1 resep jadi 5 buah roti Tawar, jadi per buah roti harganya adalah Rp31.730 : 5 = Rp6.346 dibulatkan Rp6.350,-
- Menentukan keuntungan/laba
Keuntungan / laba yang dimaksud ada dua jenis, yaitu laba kotor (gross profit) dan laba bersih (neet profit)
Laba kotor ini masih mencakup upah buruh yang besarnya sekitar 30% dan biaya umum (listrik, aus alat, dll) yang berkisar antara 5%
Sumber:
Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga. 2009. "Materi II : Menentukan Harga Jual" dalam Pelatihan Membuat Kue Komersial (Pastry - Bakery) Sebagai Bekal Wirausaha Bagi Siswa SMA se Surabaya. Surabaya: Kerjasama Dinas Pendidikan Kota Surabaya dengan Fakultas Teknik Unesa.

