Memilih Bahan Makanan

 I. TELUR

    Cara memilih telur, diteropong satu persatu. Biasanya dengan menggunakan kertas di bawah cahaya, kemudian telur digoyangkan. Telur yang sudah lama kalau digoyangkan akan terdengar cair, karena rongga udara yang di dalamnya sudah lebih besar.

II. DAGING

  1. Daging yang baik mempunyai penampakan mengkilat, berwarna cerah, agak pucat
  2. Tidak berbau asam atau busuk
  3. Keadaan daging masih elastis, dan tidak kaku
  4. Jika dipegang daging tidak terasa lekat ditangan
  5. Daging yang berwarna keunguan dan kehitaman menunjukkan daging sudah dibekukan/disimpan beberapa lama. 
  6. Daging yang masih berwarna merah tapi cenderung berlendir menunjukkan daging yang busuk.
  7. Belilah daging dan unggas pada saat terakhir belanja.

  • AYAM
    • Dalam memilih daging ayam perhatikan tidak ada luka dalam tubuh, karena kalau ada luka tandanya ada pembusukan
    • Daging Ayam yang baik berwarna keperakan dan kemerahan
    • Hindari kulit karkas yang berwarna terlalu kuning, karena dikhawatirkan ayam tersebut telah diberi pewarna.
      • Cara Memilih Ayam
        • Ayam yang baik adalah ayam segar yang baru saja dipotong, pilih 
  • SAPI
    • Daging yang baik akan berwarna merah segar, seratnya halus dan lemaknya berwarna kekuningan.
    • Keadaan daging keras tetapi tidak kaku
    • Daging yang berwarna merah gelap & kaku menunjukkan hewan yang kehabisan tenaga, letih/stress pada saat sebelum disembelih.
  • KERBAU
    • Dagingnya berwarna merah tua, seratnya lebih kasar jika dibandingkan dengan serat daging sapi. Lemak daging kerbau berwarna kuning dan keras.
  • KAMBING
    • Dagingnya mempunyai serat yang halus dan lembut, serta warna dagingnya merah muda. Lemak daging kambing keras, dan kenyal, serta berwarna putih kekuningan.
  • BABI
    • Warna daging babi bervariasi dari merah pucat sampai perak kemerahan. Seratnya halus dan kompak dengan lemak yang berwarna putih jernih. Lemak babi lunak dan mudah mencair pada suhu ruang.
  • BEBEK
    • Perhatikan tidak ada luka pada tubuh karena adanya luka dapat mempercepat kontaminasi mikroba dan pembusukan.
    • Jika kepala masih ada, lihat matanya, apakah jernih dan cerah
    • Bagian dada terasa padat dan mempunyai lapisan daging yang tebal

III. IKAN SEGAR
  • Ikan yang baik matanya terang, bening, menonjol, dan cembung.
  • Insangnya berwarna merah sampai merah tua apabila insangnya pucat dan berlendir berarti ikannya telah busuk. 
  •  Warna kulitnya cemerlang dan belum pudar
  • Dagingnya elastis bila ditekan dan tidak meninggalkan bekas jari.
    • Cara Menyimpan Ikan
      1. Ikan yang dibeli harusnya segera dimasak
      2. Bila akan disimpan, sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu. Apabila akan dimasak, bunga es pada ikan harus dilunakkan kembali.
IV. JENIS-JENIS UDANG
    Jenis udang yang diperjualbelikan banyak macamnya, seperti udang galah, udang windu, dan udang karang/lobster.
  • Udang Galah hidup di air garam dan air payau
  • Udang Windu hidupnya di air payau, dan memiliki ciri-ciri tubuh biru kehijauanatau kecoklatan sampai hitam, panjangnya 20 cm
  • Udang Karang/Lobster memiliki keistimewaan yaitu bentuknya besar dagingnya gurih, halus, dan lezat. Udang karang biasanya hidup di air asin.
    • Cara Memilih Udang
      1. Pilih udang yang masih hidup / segar.
      2. Bentuk tubuh utuh, tidak ada bagianyang patah atau lepas.
      3. Kulit jernih tidak terkelupas, jangan memilih kulit yang agak kemerahan 
      4. Kulit menyatu dengan daging serta kulit tidak mudah terkelupaS
      5. Mata bulat, hitam, dan bening.
      6. Tidak melekat apabila dipegang dengan jari.
    • Cara Menyimpan dan Mengolah Udang
      1. Seperti makanan laut lainnya, udang harus cepat diolah jangan dibiarkan terlalu lama diluar.
      2. Sebaiknya dibekukan tanpa dimasak. Buang kepala dan ekor, lalu di bungkus dalam wadah plastik.
      3. Kupas udang dari kulitnya lalu cuci sampai bersih, masukkan ke dalam plastik beri sedikit garam, dan simpan ditempat yang dingin.
      4. Udang yang akan diolah sebaiknya dimasak sampai matang agar gizinya tetap terjaga.
      5. Memasak udang tidak boleh terlalu lama karena akan menyebabkan daging udang semakin keras.
      6. Tidak boleh terlalu cepat sehingga mikroorganisme belum mati.
    • Cara Mengupas Kulit Udang
      • Rendam kulit udang dengan air cuka/jeruk nipis, diamkan 15 sampai 20 menit.







SEMOGA BERMANFAAT 😍

Postingan populer dari blog ini

Used to + Kata kerja

Pronouns and Possesive Adjectives

KALDU, SAOS, SALAD & SUP